MENCARI ARTI HIDUP

MENCARI ARTI HIDUP

SEDES BEDONO, SMA Sedes Sapientiae Bedono seperti tahun-tahun sebelumnya secara rutin menyelenggarakan kegiatan live in untuk siswa-siswi kelas XI. 

CBT 2019 : Raih Sukses Bersama Angkatan 30

CBT 2019 : Raih Sukses Bersama Angkatan 30

Hari Minggu tanggal 31 Maret sampai dengan Selasa tanggal 2 April 2019, siswa-siswi kelas X SMA Sedes Sapientiae Bedono mengikuti kegiatan Character Building Training (CBT) sebagai kegiatan tahunan yang diadakan SMA Sedes Sapientiae Bedono. 

Membentuk Program Kerja yang Visioner

Membentuk Program Kerja yang Visioner

Pada hari ini terdapat beberapa sesi diantaranya, sesi Memahami Struktur Kepengurusan OSIS dan Job Description Pengurus OSIS yang dibawakan oleh H. Rackhmad.K.A. di sesi ini Beliau menjelaskan langkah-langkah dalam pembuatan program kerja, diantaranya tujuan, latar belakang, menenentukan acara, sasaran yang mengikuti dan bertanggung jawab, waktu dan tempat, gambaran acara, membuat proposal dengan estimasi anggaran, sosialisasi, dan yang terakhir pelaksanaan program kerja serta penanggung jawabannya.

LDK Hari Pertama

LDK Hari Pertama

Siswa memulai perjalanannya dari SMA Sedes Sapientiae Bedono pukul 15.00 WIB, dan tiba di Griya Assisi, Bandungan pukul 16.00. Kegiatan dimulai dengan misa Bersama Rm. Patricius Hartono, Pr. Dilanjutkan dengan makan malam dan sesi–sesi yang dipandu oleh beberapa narasumber.

1  2  3  4  5  ...  73

Sepotong Suasana Eropa di Purwokerto

18 September 2018

Sepotong Suasana Eropa di Purwokerto
Sebentar membayangkan ada di sebuah kota yang terlihat seperti ruang pameran museum luar ruangan raksasa dengan gabungan pizza berukuran besar, pasar terbuka dengan beberapa situs sejarah yang sangat luar biasa. Lalu menikmati kelezatan secangkir kopi cappucino sebelum senja hari belanja di Campo de’ Fiori atau Via Veneto. Santap sepiring pasta segar serta beberapa gorengan artichoke yang lezat atau sop buntut yang lembut untuk mendapatkan pengalaman makan yang sangat luar biasa serta untuk tidak melewatkan tempat wisata lain seperti Le Domus Romane di Palazzo Valentini yang indah atau galeri Borghese yang sangat menakjubkan itu. STOP!!! Sampai disini saja. Sudah terbayang seperti apa itu Eropa? Kalau belum, berarti sama seperti yang penulis alami. Oke, kita kembali pada topik saja.
SMA Sedes Sapientiae Bedono mengawali kegiatan safari koor di Purwokerto, di gereja Katedral Kristus Raja pada Sabtu (15/9) dan Minggu (16/9). Pagi-pagi sekitar pukul 07.00 WIB siswa-siswi yang harus berangkat pagi sudah mempersiapkan diri. Rombongan ini merupakan rombongan pertama yang diberangkatkan. Kemudian, sebagian lagi masih harus mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasanya. Baru sekitar pukul 10.00 WIB  rombongan kedua diberangkatkan. Dalam kegiatan pelayanan ini, siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono akan memberikan pelayanan tiga kali dalam perayaan misa kudus, yaitu Sabtu sore pukul 17.00, Minggu pagi pukul 06.00, dan Minggu siang pukul 08.00.
Perjalanan yang menghabiskan waktu kurang lebih lima jam dan melelahkan, tak menyurutkan semangat siswa-siswi untuk melayani umat di gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto. Hal ini merupakan bukti nyata bentuk memanggul salib bagi siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono. Sesuai dengan seruan yang disampaikan oleh ketiga romo yang memimpin misa baik misa Sabtu maupun Minggu, yaitu Rm Stefanus Budhi Prayitno, Pr, Rm Dr. Antonius Galih Arga Wiwin, Pr (romo tamu), dan Rm Sheko Swandi marlindo MB, Pr mengenai beratnya mengikuti Yesus yang harus mau dan bersedia memanggul salib. Tentunya hal ini karena tak lepas dari pengaruh pertumbuhan dan kecanggihan teknologi yang semakin pesat. Terkhusus lagi bagi para remaja yang sulit lepas atau ketergantungan pada gadget/ hp android.
Selain itu, Rm Dr. Antonius Galih Arga Wiwin, Pr menambahkan satu hal penting yang perlu diingat juga, bahwa Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan, dan bukan apa yang kita inginkan. Romo Galih mencontohkan ketika kita mengalami kesulitan lalu kemudian berkeluh kesah meminta sesuatu pada Tuhan, namun pada akhirnya Tuhan memberikan suatu hal yang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Pada akhir misa para romo memberikan apresiasi yang bagus pada penampilan siswa-siswi dalam memadahkan lagu-lagu pujian. Bahkan Rm Stefanus Budhi Prayitno, Pr sempat mengatakan, bahwa hari ini gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto sudah seperti di Eropa. Begitulah yang membuat penulis lalu sesaat berimajinasi sedang berada di Eropa. Kegiatan safari koor ini juga disiarkan secara live melalui page Facebook Sedes Sapientiae Jambu SHS dan akun instagram sedesbedono. (nar_ss)
 
Penulis            : Bayu Krisna




Back to Top