KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM

KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM Angin malam menyapu dahan dan ranting-ranting meniupkan persahabatan. Menambah beku menusuk dinding-dinding kain sintetis yang mulai mengembun. Empat hari tiga malam aku bergelut dengan alam yang penuh makna. Ada kebersamaan, persaudaraan, dan pelajaran hidup yang menguatkan.

ZIAREK GURU-KARYAWAN: MENEROBOS GERIMIS DALAM KEBERSAMAAN

ZIAREK GURU-KARYAWAN: MENEROBOS GERIMIS DALAM KEBERSAMAAN Langit pagi itu begitu cerah. Namun angin di Selatan menggelayut awan. Aku pikir hari akan hujan di Jogja. Untungnya, hanya gerimis yang mengiringi langkah kami di sela-sela perjalanan refleksi ini. Tentunya, dalam perjalanan ini ada kebersamaan dan keakraban yang kami pungut.

Generasi Pramuka Masa Kini, Harapan Bangsa di Masa Depan

Generasi Pramuka Masa Kini, Harapan Bangsa di Masa Depan Udara pagi begitu sejuk. Daun-daun kelapa melambaikan jemarinya dari tunas-tunas baru. Tunas-tunas kelapa tak pernah punah untuk bangsa ini. Menjadi inti dari kelangsungan hidup bangsa ini.

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan Selamat datang, para calon pemimpin masa depan! Hari ini, kalian bukan hanya melangkah ke gerbang sekolah baru, tapi juga menggenggam sebuah kunci magis di tangan kalian. Kunci ini bukan terbuat dari logam biasa, melainkan dari semangat, rasa ingin tahu, dan potensi luar biasa yang ada dalam diri setiap individu. Jangan takut untuk memutar kunci ini. Terkadang, pintu yang terbuka mungkin bukan yang kalian bayangkan, tapi percayalah, di baliknya selalu ada hal baru yang menanti untuk dipelajari dan dinikmati.

1  2  3  4  5  ...  111

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan

15 July 2025

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan

BEDONO. Sabtu (12/7) menandakan akhir yang membuka lembaran baru penuh keajaiban. Banyak sekali peristiwa yang telah dialami para peserta didik baru dalam rangkaian kegiatan MPLA-MPLS. Banyak sekali pengalaman yang selalu akan membekas di hati. 

Dari hari pertama sebagai pembuka, dilanjutkan dengan hari kedua sebagai pengenalan, dimana calon peserta didik diajak untuk lebih familier dengan aspek-aspek sekolah meliputi denah sekolah, personil OSIS, cara belajar, serta sarana prasarana sekolah. Selain itu ada juga kegiatan domestik dalam asrama seperti menyetrika dan mencuci pakaian. Para calon peserta didik juga memulai mengenal sesama anggota dalam kelompok makrab yang akan serentak menjadi kelompok peregrinasi.

Kemudian, hari ketiga mencerminkan pendalaman dan persahabatan. Dimana para peserta didik memahami lebih jelas kegiatan-kegiatan sampai peraturan yang ada dalam sekolah dengan 4 kali putaran pemaparan materi bersama 4 guru. Selanjutnya disusul dengan pendalaman visi misi oleh Suster Kepala Sekolah, Sr. M. Coleta, OSF, M.Pd. dan gaya belajar dalam sekolah oleh Bapak Widyo Nugroho. Setelah pendalaman secara teoritis dan mental, para peserta didik diajak untuk berdinamika dan mempresentasikan hasil karya kelompok masing-masing pada acara Malam Keakraban yang dimeriahkan juga oleh band panitia. 

Hari terakhir, dimana peserta didik diajak dalam sebuah perjalanan. Tidak mudah melewatinya, juga tidak cepat menyelesaikannya. Kegiatan peregrinasi dari sekolah menuju Gua Maria Kerep Ambarawa menandakan sebuah perjuangan yang penuh jerih payah sangat dibutuhkan untuk membuahkan hasil yang diharapkan. Kemudian, sesampainya di Gua Maria Kerep Ambarawa diadakan inagurasi sebagai bentuk simbolisasi diterimanya secara resmi sebagai peserta didik di SMA Sedes Sapientiae Bedono.

MPLA-MPLS ini bukan hanya sekedar kegiatan, namun sebagai sebuah pengenalan terhadap sebuah awal dalam proses perubahan. Selain mendekatkan diri dengan aspek sekolah, peserta dikenalkan dengan berbagai cara pandang baru, tukar-menukar pikiran, serta menjalin tali persaudaraan antar rekan yang ada. 

 

Journalist of Sedes Sapientiae
Elma Angelica/ Kelas XII



Back to Top